Keris wingit itu sebelumnya disimpan di Museum Volkenkunde,Leiden,Belanda.
Kini keris warisan pusaka Pangeran Diponegoro kembali ke tanah air diantar langsung oleh Raja Belanda Willem Alexander dan menyerahkannya kepada Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Selasa (10/2/2020).
Ia lahir pada 11 November 1785 dari trah darah biru. Pangeran Diponegoro adalah anak sulung dari Sultan Hamebkubuwana III, raja ketiga Kesultanan Yogyakarta.
Namanya mulai terkenal saat beliau mengobarkan Perang Jawa tahun 1825-1830.
Mengutip catalogue.nla.gov.au, Selasa (6/8/2019) gegara perang itu, VOC rugi besar hingga lama kelamaan bangkrut.
Sejak awal Pangeran Diponegoro memang sudah tak suka dengan penjajahan Kompeni Belanda yang menyusahkan rakyat dengan memungut pajak tinggi.
Diponegoro semakin panas ketika Belanda mematok tanah miliknya di desa Tegalrejo secara sepihak.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar